Skip navigation


Intro:
Sahabatku inilah ringkasan perasaan gundah yang pernah kau titipkan padaku.
Secara langsung atau melalui surat dan email.
Maaf, Thufail hanya bisa menjawab melalui syair sederhana lagu ini
Sekedar meyakinkan, bahwa Alloh tidak akan pernah memberi cobaan di luar kemampuan hambaNya.

Yo ! Tetap semangat !

Dari atas satu tanah tempat kita berpijak
Teruslah bergerak, berhentilah mengeluh …

Pada setapak kehidupan ketika kau bersedih
Senandung cerita lirih hati yang tak bertepi
Pada dimensi sajak hari yang terlalu dingin
Ketika kesepian menjawab renta malam tanpa angin
Semilir hidup dan sebuah kalimat mungkin
Pada harapan ketika jiwa harus tetap berdiri
Membelai hidup yang tak memerlukan terima kasih
Maka, maafkanlah …
Hadapi hidup ini apa adanya
Hidupi hidup dengan Iman dan kesabaran
Enyahkan kejenuhan hidupmu buanglah rasa cemas
BerSyukurlah seluas langit dan bumi
Tinggalkan kekosongan harimu dalam rencana esok pada kehidupan di hari yang lain
Tanyakan pada dirimu akan kesantunan yang selalu terabaikan

Dari atas satu tanah tempat kita berpijak
Teruslah bergerak, berhentilah mengeluh …

Peliharalah, peliharalah senyummu agar tak menjadi palsu
Menikmati kesedihan dan menjadi tangguh
Menaklukkan pedih menjadi peluru
Bernafas seperti batu, menjadi singa dalam kejayaan matahari
Menjaga malam bersama tamaknya ibadah para rahib Rabbani
Mensyukuri semesta bersama para penjaga purnama
Menikahkan jiwa bersama Dakwah
Mencumbu cinta di dalam Jihad
Bekali perjalanan bersama Alloh dan RasulNya
Membalut hati tanpa retorika
Siapkah kau jika hari menjadi pedang dan kesempatan kedua tak lagi memilki sarang
Bertarung menjaga cinta dalam kesepian
Membunuh waktu dalam harapan
Karena lahir adalah untuk melihat kenyataan

Dari atas satu tanah tempat kita berpijak
Teruslah bergerak, berhentilah mengeluh …

Pada lautan airmata kita belajar
Pada kepedihan yang mendidik kita ‘tuk tak gentar
Bertahan menjadi akar, bersemi pada keteguhan yang mekar
Celakalah para humazah dan lumazah
Neraka serapah jelantah
Kebutuhan jiwa di alam barzakh
Menebar jejak misteri syafaat dan kesolehan
Pada saat setiap telusuri sahara jiwa dan keabadian
Di dekat jasad syahid Hamzah
Temukanlah Ibroh bukit Uhud dari profil mini musoiram
Begitulah sejarah menuntut kita ‘tuk bangkit kembali
Meniti tangga hari walau berulang terjatuh bangkit dan kembali terjatuh
Berdiri dan optimislah !
Karena kita adalah pewaris Rasulullah
Di ajarkan bersabar di antara lapisan batu penduduk Thoif

Dari atas satu tanah tempat kita berpijak
Teruslah bergerak, berhentilah mengeluh …

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: